| Penulis | : 22010138 Safira |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 19 May 2026 |
Abstrak
Kemandirian pasien merupakan aspek krusial dalam proses pemulihan, yang sering kali dipengaruhi oleh faktor eksternal, salah satunya adalah dukungan sosial keluarga. Dukungan yang adekuat dari keluarga diharapkan dapat menurunkan tingkat ketergantungan pasien dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat kemandirian pasien. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan pada 2 Januari 2026 s/d 8 Januari 2026. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dukungan sosial dan lembar observasi kemandirian. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s Rho. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden menerima dukungan sosial keluarga dalam kategori cukup (68,9%), dan sebagian besar responden memiliki tingkat kemandirian pada kategori ketergantungan ringan (93,2%). Hasil uji bivariat menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,933. Terdapat hubungan positif yang signifikan dan sangat kuat antara dukungan sosial keluarga dengan tingkat kemandirian pasien. Semakin baik dukungan sosial yang diberikan oleh keluarga, maka semakin tinggi tingkat kemandirian (semakin ringan tingkat ketergantungan) pasien. Tenaga kesehatan diharapkan dapat mengedukasi keluarga untuk terus memberikan dukungan guna meningkatkan kemandirian pasien.
Kata Kunci: Dukungan Sosial Keluarga, Kemandirian Pasien, Skizofrenia.