| Penulis | : 22010119 Wilda Afwa |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 18 May 2026 |
Abstrak
Latar Belakang: Perkembangan mental anak usia balita merupakan komponen penting dalam menunjang kemampuan kognitif, emosional, dan sosial anak. Gangguan perkembangan mental yang tidak terdeteksi sejak dini dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap proses belajar dan perilaku anak. Namun, pengetahuan ibu tentang perkembangan mental anak masih terbatas, karena ibu cenderung lebih memahami perkembangan motorik dibandingkan aspek mental. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan pemahaman ibu dalam pemantauan perkembangan mental anak menggunakan skala Yaumil Mimi. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang perkembangan mental menurut skala Yaumil Mimi pada anak usia 3–4 tahun di Gampong Pulo Tu Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 19–25 November 2025. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 3–4 tahun sebanyak 33 orang dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji chi-square. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara sikap ibu (p=0,016), sumber informasi (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,005), pekerjaan ibu (p=0,023), dan umur ibu (p=0,006) dengan pengetahuan ibu tentang perkembangan mental anak. Kesimpulan: Sikap, sumber informasi, dukungan keluarga, pekerjaan, dan umur ibu berhubungan secara signifikan dengan pengetahuan ibu mengenai perkembangan mental anak usia 3–4 tahun. Saran: Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dan pihak terkait untuk memperkuat program edukasi dan skrining perkembangan mental anak usia dini di masyarakat.
Kata Kunci : Sikap, informasi, dukungan keluarga, pekerjaan, umur