| Penulis | : 22010021 Cut Tursina |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 18 May 2026 |
Abstrak
Kasus kekerasan pada anak di Indonesia cukup mengkhawatirkan karena tingginya angka laporan yang diterima. Survey KPAI tahun 2021 di 9 provinsi menunjukkan bahwa 91% anak di Indonesia mengalami kekerasan dalam keluarga. Bentuk kekerasan yang terjadi pada anak terdiri dari kekerasan fisik, kekerasan psikologis, kekerasan seksual dan kekerasan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran bentuk kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak usia sekolah di Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelas III, IV, V dan VI Sekolah Dasar yang kemudian menggunakan teknik simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 63 orang. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner kekerasan yang terbagi menjadi 4 yaitu kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan psikologis dan kekerasan sosial. Analisa data mengunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kekerasan yang paling banyak terjadi adalah kekerasan fisik sebesar 100%, kekerasan psikologis Ya 23,8% dan Tidak 76,2%, kekerasan seksual 0% dan kekerasan sosial Ya 20,6% dan Tidak 79,4%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kekerasan fisik merupakan bentuk kekerasan yang paling dominan dialami anak usia sekolah di SD Negeri Rambayan. Disarankan agar tenaga kesehatan dapat memberikan pendidikan kesehatan terhadap masyarakat khususnya orang tua untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak dari kekerasan terhadap anak usia sekolah.
Kata Kunci : Anak Usia Sekolah, Kekerasan, Orang Tua, Sekolah