| Penulis | : 22010016 Suci Magfirah |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 16 May 2026 |
Abstrak
Kualitas tidur yang buruk merupakan salah satu faktor yang dapat mempercepat terjadinya penurunan fungsi kognitif pada lansia. Gangguan tidur sering terjadi seiring bertambahnya usia dan dapat berdampak pada memori, konsentrasi, serta kemampuan berpikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan perubahan fungsi kognitif pada lansia di Kemukiman Mali, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie. Metode Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Adapun jumlah sampel terdiri sebanyak 79 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling. Yang dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober sampai 13 November 2025. Hasil menunjukkan bahwa 35 responden (44,3%) memiliki kualitas tidur baik dengan fungsi kognitif baik, dibandingkan dengan 11 responden (13,9%) memiliki kualitas tidur buruk dengan fungsi kognitif baik. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,003 (p < 0,05). artinya terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan perubahan fungsi kognitif pada lansia di Kemukiman Mali Kecamatan Sakti Kabupaten Pidie. kesimpulanya bahwa kualitas tidur berperan penting dalam menjaga fungsi kognitif lansia. Disarankan agar lansia mendapatkan edukasi mengenai kebiasaan tidur sehat, seperti tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, menghindari tidur siang terlalu lama, serta mengurangi mengkonsumsi kopi atau teh pada sore dan malam hari guna meningkatkan kualitas tidur dan mempertahankan fungsi kognitif lansia.
Kata kunci : Fungsi Kognitif, Kualitas Tidur, Lansia.