| Penulis | : 22010110 Mella Azira |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 11 May 2026 |
Abstrak
Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak prasekolah yang berperan dalam menunjang kesiapan belajar dan kemandirian anak. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan untuk meningkatkan perkembangan motorik halus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi meronce manik-manik terhadap perkembangan motorik halus pada anak prasekolah di RA Nurul Iman Keumala Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan rancangan pre-eksperimental dengan desain one group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak prasekolah di RA Nurul Iman Keumala Kabupaten Pidie yang berjumlah 36 anak, dengan sampel sebanyak 30 anak yang mengikuti penelitian secara lengkap. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pre-test, mayoritas anak prasekolah berada pada kategori perkembangan motorik halus sesuai harapan, yaitu sebanyak 18 anak (60,0%). Pada tahap post-test, mayoritas anak prasekolah juga berada pada kategori perkembangan motorik halus sesuai harapan, yaitu sebanyak 17 anak (56,7%), disertai dengan peningkatan jumlah anak pada kategori sangat baik setelah diberikan terapi meronce manik-manik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon diperoleh nilai p-value = 0,000 (α < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan terapi meronce manik-manik terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah. Kesimpulan: Terapi meronce manik-manik berpengaruh signifikan terhadap peningkatan perkembangan motorik halus anak prasekolah di RA Nurul Iman Keumala Kabupaten Pidie. Disarankan kepada pihak sekolah untuk menjadikan terapi meronce manik-manik sebagai salah satu kegiatan stimulasi motorik halus yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.
Kata Kunci : Terapi Meronce, Perkembangan Motorik Halus, Anak Prasekolah