| Penulis | : 22010072 Liza Andriani |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 11 May 2026 |
Abstrak
Stroke merupakan kondisi medis yang dapat menimbulkan dampak fisik dan psikologis, salah satunya berupa kecemasan yang berpotensi mempengaruhi proses pemulihan pasien. Selama menjalani perawatan, pasien stroke membutuhkan lingkungan pendukung yang dapat membantu mereka beradaptasi dengan perubahan kondisi kesehatan yang dialami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada penderita stroke di Ruang Unit Stroke RSUD Tgk Chik Ditiro Kabupaten Pidie. Desain penelitian menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi mencakup seluruh pasien stroke yang dirawat pada bulan Januari-Juni 2025, dengan jumlah sampel sebanyak 77 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan selama
22 hari, yaitu dari tanggal 27 Agustus-17 September 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memperoleh dukungan keluarga dalam kategori tinggi, yaitu 64 orang (83,1%) dan mengalami tingkat kecemasan ringan, yaitu 64 orang (83,1%). Uji statistik Chi-Square menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000, yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan pada pasien stroke. Disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki peranan dalam mempengaruhi tingkat kecemasan pasien stroke selama menjalani perawatan. Saran bagi lokasi penelitian yaitu Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya peran dukungan emosional dan pendampingan selama pasien menjalani perawatan. Keluarga diharapkan lebih terlibat aktif dalam memberikan perhatian dan dukungan yang konsisten untuk membantu menurunkan kecemasan dan mempercepat proses pemulihan pasien stroke.
Kata kunci: Dukungan Keluarga, Tingkat Kecemasan, Pasien Stroke