| Penulis | : 22040083 DIAN RAHAYU |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan utama di negara berkembang, termasuk Indonesia, dengan prevalensi yang tinggi. WHO menargetkan masalah anemia sebagai salah satu fokus utama pada tahun 2025. Kondisi ini dapat menyebabkan dampak negatif, seperti penurunan fungsi kekebalan tubuh, risiko infeksi, kualitas hidup yang menurun, keguguran, pendarahan, bayi lahir prematur, dan kematian ibu dan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitik dengan desain studi crossectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Sigli Kabupaten Pidie tahun 2023, sebanyak 267 orang. Sampel sebanyak 73 responden dipilih dengan menggunakan rumus slovin. Data dikumpulkan melalui wawancara dan analisis statistik chi-square digunakan untuk menganalisis pengaruh pendidikan, pekerjaan, dan sosial budaya terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan P value 0,000, pekerjaan P value 0,042, dan sosial budaya P value 0,000 memiliki pengaruh signifikan terhadap pengetahuan ibu hamil tentang anemia. Responden dengan pendidikan tinggi, pekerjaan, dan sosial budaya baik memiliki pengetahuan yang lebih baik tentang anemia. Disarankan pada hamil agar sering mengkonsumsi makanan-makanan yang bergizi dan tablet fe untuk mencegah terjadinya anemia.
Kata Kunci : Pengetahuan, Anemia, Pendidikan, Pekerjaan, Sosial Budaya