| Penulis | : 22040016 NURMASYITHAH |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Menurut SDKI, provinsi Aceh terhadap pengguanaan kontrasepsi IUD, yakni 7,7% (SDKI 2000), turun menjadi 3,3% (SDKI 2002-2003) dan turun menjadi 2,1% (SDKI 2017) dan pada tahun 2021 menjadi 2,01%. Dari data diatas dapat dilihat bahwa yang menggunakan IUD sangat sedikit, padahal IUD merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang aman dan sangat efektif hingga mencapai 80%. Data yang didapatkan dari BKKBN Kabupaten Aceh Tengah tahun 2014, didapatkan bahwa jumlah peserta kontrasepsi IUD sebanyak 232 akseptor (5,9%). Angka ini menurun dari tahun 2023 yaitu jumlah peserta kontrasepsi IUD sebanyak 316 akseptor (7,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Tentang Kontrasepsi IUD Dengan Minat Pemakaian Di Wilayah Kerja Puskesmas Mila Kabupaten Pidie tahun 2023. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB yang ada di Di Kampung Tapak Mo Wilayah Kerja Puskesmas Mila Kabupaten Pidie sebanyak 110 populasi dengan sampel dalam penelitian ini adalah 52 sampel yang ditentukan menggunakan rumus slovin dengan teknik pengambila sampel menggunakan stratified random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak stratifikasi. Pengumpulan data dengan menggunakan kuisioner dan pengolahan data dengan langkah editing, coding, tabulasi, entry data dan cleaning data serta analisis data dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi, tabel silang dan narasi. Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square dan pada derajat kepercayaan 95% dilakukan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang kontrasepsi IUD dengan minat pemakaian, diperoleh nilai P Value 0,001. Saran penelitian diperlukan kepada ibu untuk dapat meningkatkan pengetahuannya dan mau untuk memilih kontrasepsi IUD sebagai kotrasepsi yang digunakannya
Kata Kunci : Pengetahuan, Kontrasepsi IUD, Minat Pemakaian