| Penulis | : 22040058 NUR HIDAYAT |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia, setiap hari lebih dari 400 bayi (0-11) bulan meninggal di Indonesia dan angka kematian bayi sebanyak 34 per 1.000 kelahiran hidup, sebagian besar kematian bayi dan balita adalah masalah yang terjadi pada bayi baru lahir atau neonatal (0-28) hari. Adapun masalah neonatal yang terjadi meliputi Asfiksia (kesulitan bernapas saat lahir), Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR), dan infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Berat Bayi Lahir Rendah Dengan Kejadian Asfiksia Pada Bayi Di Rumah Sakit Dr. H. Yuliddin Away Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh bayi yang lahir usia 0-7 hari di Rumah Sakit Dr. H. Yuliddin Away Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan sebanyak 30 bayi dengan sampel dalam penelitian ini adalah 30 sampel yang ditentukan menggunakan accidental sampling yaitu pengambilan sampel secara kebetulan bertemu. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 29 Desember 2023 sampai 3 Januari 2024 dengan menggunakan kuesioner dan pengolahan data dengan langkah editing, coding, entry dan tabulating serta analisis data dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi, tabel silang dan narasi. Berdasarkan hasil uji statistik Chi Square dan pada derajat kepercayaan 95% dilakukan untuk mengetahui hubungan berat bayi lahir rendah dengan kejadian kejadian asfiksia, diperoleh nilai P Value 0,037 (P ≤ 0,05). Hal ini menunjukkan secara statistik bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara berat bayi lahir rendah (BBLR) dengan kejadian Asfiksia. Diharapkan kepada ibu untuk selalu memeriksakan kehamilannya sebanyak 4 kali selama kehamilan dan meningkatkan asupan gizi selama kehamilan untuk menghindari terjadinya BBLR pada bayi.
Kata Kunci : Berat Bayi Lahir Rendah, Asfiksia