| Penulis | : 20010082 MISRATUN AULA |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Latar Belakang: Profesi perawat rentan terhadap stres. Setiap hari, dalam melaksanakan pengabdiannya seorang perawat tidak hanya berhubungan dengan pasien, tetapi juga dengan keluarga pasien, teman pasien, rekan kerja perawat, dokter dan peraturan di tempat kerja serta beban kerja yang terkadang dinilai tidak sesuai dengan kondisi fisik, psikis dan emosionalnya, oleh karena itu dibutuhkan mekanisme koping yang tepat untuk meminimalisir stres perawat. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres perawat di Ruang Bedah Rumah Sakit Tgk. Chik Ditiro Sigli Kabupaten Pidie. Metodologi penelitian: yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif observasional yaitu mendiskripsikan peristiwa penting yang terjadi pada masa kini tentang hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres perawat di Ruang Bedah Rumah Sakit Tgk. Chik Ditiro Sigli Kabupaten Pidie dengan teknik chi square, sedangkan analisa data digunakan univariat dan bivariat. Populasi dan Sampel: Populasi dalam penelitian ini berjumlah 60 orang perawat yang berdinas di Ruang Bedah Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro Sigli Kabupaten Pidie dan yang menjadi sampel sebanyak 60 orang, dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki mekanisme koping adaptif yaitu sebanyak 31 perawat (51,7%), mayoritas responden memiliki tingkat stres pada kategori sedang yaitu sebanyak 34 perawat (56,7%) dan ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres perawat di Ruang Bedah Rumah Sakit Tgk. Chik Ditiro Sigli Kabupaten Pidie, P. Value = 0,048 ≤ 0,05. Saran: Disarankan kepada perawat agar dapat mengendalikan stres, sehingga dapat terhindar dari depresi.
Kata Kunci : Mekanisme Koping, stres, perawat.