| Penulis | : 22040038 DESI MAULISA |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Hipertensi dalam kehamilan meningkatkan risiko penyakit jantung, otak dan ginjal serta gawat darurat janin. Kondisi ini muncul saat usia kehamilan sekitar 20 minggu. Lebih dari tiga perempat komplikasi hipertensi dalam kehamilan disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan praktik tindakan perawatan diri yang tidak memadai dinegara berkembang. Kepatuhan dalam praktik perawatan diri sangat penting untuk pengelolaan dan pencegahan komplikasinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-care behavior dengan kualitas hidup pada pasien Hipertensi Dalam Kehamilan Dirumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh Aceh Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah pasien Hipertensi Dalam Kehamilan Dirumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh Aceh Barat dengan menggunakan teknik total sampling yaitu 151 sampel . Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner Self-Care of Hypertension Data penelitian analisis bivariat dengan uji Spearman rank. Ada hubungan antara self-care behavior (p-value 0,000 ρ=0,400), self-care maintenance (p-value 0,000 ρ=0,374), self-care monitoring (p-value 0,000 ρ=0,304) dan self-care management (p-value 0,000 ρ=0,371) dengan kualitas hidup pada pasien Hipertensi Dalam Kehamilan Dirumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien Meulaboh Aceh Barat. Diharapkan agar pasien hipertensi dalam kehamilan memiliki pengetahuan dalam perawatan diri untuk meningkatkan kualitas hidupnya.
Kata Kunci: Self-Care Behavior