| Penulis | : 22040017 NURUL HUSNA |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Balita merupakan kelompok yang perlu memperoleh perhatian karena pada masa ini menunjukan pertumbuhan yang pesat sehingga memerlukan zat gizi yang tinggi, hal ini menyebabkan balita merupakan kelompok umur yang paling rawan menderita akibat kekurangan gizi. Hasil wawancara awal ditemukan bahwa orang tua balita menyampaikan bahwa 4 anak kurang nafsu makan, sementara 2 lainnya hiperaktif, mengakibatkan pola makan tidak teratur dan gizi kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk diketahuinya faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan status gizi kurang pada balita. Penelitian ini bersifat analitik dengan pendekatan cross-sectional, yaitu peneliti hanya menganalisis tentang faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi kurang pada balita di Desa Blang Beureueh Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie. Berdasarkan hasil penelitian dari tanggal 15 Januari sampai dengan 18 Januari 2024 terhadap 53 orang ibu balita dan diperoleh hasil ada hubungan pengetahuan dengan status gizi pada balita (p value = 0,025), ada hubungan jarak kelahiran dengan status gizi pada balita (p value = 0,005), ada hubungan sosial ekonomi dengan status gizi (p value = 0,010), dan ada hubungan pola makan dengan status gizi pada balita di Desa Blang Beureueh Kecamatan Mutiara Kabupaten Pidie, (p value = 0,008). Disarankan kepada responden agar berperan secara aktif baik melalui program edukasi maupun partisipasi langsung dalam upaya meningkatkan status gizi balita.
Kata kunci : Status Gizi Kurang, Pengetahuan, jarak kelahiran, sosial ekonomi dan pola makan.