| Penulis | : 22020002 NAILATUL AMNI |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEBIDANAN |
| Tanggal Publikasi | : 02 Feb 2026 |
Abstrak
Berdasarkan data diatas Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) masih menjadi tantangan utama dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Kematian ibu dan bayi dapat terjadi selama kehamilan, persalinan maupun masa nifas. Pelayanan kesehatan ibu yang berkualitas merupakan salah satu upaya percepatan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI). Upaya tersebut mencakup pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, pertolongan persalinan bagi ibu dan bayi, imunisasi tetanus untuk wanita usia subur dan ibu hamil, pemberian tablet tambah darah, perawatan khusus dan rujukan jika terjadi komplikasi, perawatan kesehatan ibu masa nifas, menyelenggarakan kelas ibu hamil serta Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) serta Pelayanan kontrasepsi (KB) pasca persalinan (Profil Kesehatan Indonesia, 2020).
Upaya lain yang dilakukan untuk menekan AKI dan AKB salah satunya dengan memberikan asuhan kebidanan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan berkesinambungan (continuity of care) mulai dari hamil, bersalin, neonatus, nifas hingga pemilihan alat kontrasepsi (Sella, M., et al, 2024).