| Penulis | : 22010116 Syawalina Permata |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 06 Jul 2026 |
Abstrak
Masalah gizi pada balita merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang penting, salah satunya adalah wasting yang ditandai dengan berat badan tidak sesuai dengan tinggi badan dan mencerminkan kekurangan gizi akut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian wasting pada balita usia 2–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pidie Kabupaten Pidie Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 75 responden. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 13–19 Januari 2026 menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 52 responden (69,3%) mengalami wasting dan 23 responden (30,7%) tidak mengalami wasting. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian wasting (p-value = 0,001) dan terdapat hubungan antara riwayat berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kejadian wasting (p-value = 0,001). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif dan riwayat BBLR dengan kejadian wasting pada balita usia 2–5 tahun. Diharapkan tenaga kesehatan, khususnya petugas Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan gizi, dapat meningkatkan upaya promotif dan preventif melalui penyuluhan dan pelayanan kesehatan untuk mencegah terjadinya wasting pada balita.
Kata kunci : ASI Eksklusif, Balita, Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), Wasting