| Penulis | : 22010054 Febria Hanum |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 06 Jul 2026 |
Abstrak
Keselamatan pasien merupakan prioritas utama pelayanan kesehatan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta citra rumah sakit. Indikator keselamatan pasien ialah ukuran yang digunakan untuk mengetahui tingkat keamanan pasien saat menerima perawatan di rumah sakit. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro. Metode penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang berkerja di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD. Tgk Chik Ditiro sebanyak 54 perawat. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah tehnik total sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa keselamatan pasien mayoritas berada pada kategori tinggi sebanyak 31 orang (57,4%), pengetahuan Perawat mayoritas berada pada kategori baik sebanyak 35 orang (64,8%), komunikasi Sbar mayoritas berada pada kategori cukup 25 orang (46,3%), ada pengaruh Pengetahuan Perawat dengan Keselamatan Pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro dengan nilai p-value 0,001<0,05, ada pengaruh Komunikasi Sbar dengan keselamatan pasien dengan nilai p-value 0,002<0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu : ada pengaruh pengetahuan dan komunikasi SBAR dengan keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Tgk Chik Ditiro. Saran: kepada perawat agar melakukan penerapan komunikasi SBAR dilakukan secara langsung (observasi), tidak dengan dokumentasi SBAR dan meningkatkan sosialisasi SBAR bagi perawat, sehingga semua perawat akan mampu menerapkan komunikasi SBAR dengan lebih baik lagi.
Kata Kunci : Keselamatan Pasien, Komunikasi SBAR, Pengetahuan Perawat. Daftar Pustaka : 6 buku, 28 jurnal (2018-2024)