| Penulis | : 22010109 Lizaul Fitri |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : KEPERAWATAN |
| Tanggal Publikasi | : 06 Jul 2026 |
Abstrak
Kondisi broken home disebabkan oleh terjadinya perubahan struktur yang tidak utuh, mungkin karena salah satu suami (ayah) atau istri (ibu) meninggal dunia atau bercerai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan konsep diri remaja pada keluarga broken home di Wilayah Kerja Puskesmas Tangse Kabupaten Pidie. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross-sectional, yaitu peneliti hanya menganalisis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan konsep diri remaja pada keluarga broken home di Wilayah Kerja Puskesmas Tangse Kabupaten Pidie, dengan teknik chi square, sedangkan analisa data digunakan univariat dan bivariat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 3.263 seluruh remaja yang ada di Wilayah Kerja Puskesmas Tangse, sedangkan yang menjadi sampel berdasarkan perhitungan sebanyak 73 orang dengan teknik Purposiv sampling. Berdasarkan hasil penelitian dari tanggal 6 Oktober s.d 18 November 2025 di Wilayah Kerja Puskesmas Tangse, diperoleh hasil bahwa ada pengaruh teman dekat (P. Value = 0,002), keluarga (P. Value = 0,006) dan lingkungan (P. Value = 0,006) terhadap konsep diri remaja pada keluarga broken home di Wilayah Kerja Puskesmas Tangse Kabupaten Pidie. Peneliti menyarankan kepada responden agar jangan putus asa dan merasa tidak berguna, meskipun keluarga yang dimiliki kurang harmonis atau sudah tidak utuh lagi.
Kata Kunci : Konsep diri, Remaja, keluarga dan broken home.
Daftar Pustaka : 40 Buku + 9 Jurnal (2016 – 2022)