| Penulis | : 22010081 Ade Rifka Munanda |
| Kategori | : Mahasiswa |
| Program Studi | : |
| Tanggal Publikasi | : 30 Jun 2026 |
Abstrak
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Desa Sukon, Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie. Rendahnya kesadaran dan perilaku keluarga terhadap pencegahan DBD menjadi faktor yang berkontribusi terhadap tingginya angka kasus. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku keluarga dalam upaya pencegahan DBD dengan tindakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) di Desa Sukon. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah 150 keluarga, dan sebanyak 60 keluarga diambil sebagai sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencegahan DBD mayoritas berada pada kategori kurang (48,3%), sedangkan tindakan 3M berada pada kategori tinggi (61,7%). Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku keluarga dan tindakan 3M dengan nilai P-value = 0,007 (< 0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku keluarga dalam upaya pencegahan DBD dengan tindakan 3M di Desa Sukon Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Diharapkan masyarakat meningkatkan perilaku hidup bersih dan melaksanakan kegiatan 3M secara berkelanjutan untuk menekan angka kejadian DBD. Disarankan masyarakat dapat membiasakan diri untuk menggunakan/memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang ada disekitar rumah yang sangat berpotensi untuk tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti.
Kata Kunci: Perilaku Keluarga, Tindakan 3M, Pencegahan DBD